Seribu Lilin Peringati Chernobyl

— Aksi Warga Balong Tolak PLTN

JEPARA – Sekitar 2.000 warga Desa Balong, Kecamatan Kembang, Jepara menyalakan 1.000 lilin untuk memperingati Tragedi Chernobyl, Jumat (25/4) malam.
Menempati panggung teatrikal beralaskan aspal jalan desa, di tengah perlimaan, acara dimulai tepat pukul 20.00 dengan memutar cuplikan-cuplikan kejadian tentang dampak fisik Tragedi Chernobyl.
Kemudian dilanjutkan dengan bersalawat untuk menolak rencana pembangunan PLTN di Semenanjung Muria. Seusai bersalawat, aksi dilanjutkan dengan menggelar teatrikal penolakan PLTN yang diperankan pelaku seni di Jepara, mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat dan Mahasiswa Tolak PLTN (Kraton).
Aksi teatrikal itu menggambarkan betapa susah dan bahayanya dampak PLTN bagi kehidupan masyarakat, tidak hanya generasi sekarang tetapi generasi yang akan datang.
Puncak acara diisi dengan nasihat Habib Ahmad Al Hamid dari Tayu, Pati. Mengawali dengan pekik ”Tolak Nuklir” saat Habib Ahmad membuka petuah dan nasihatnya.
Dalam suasana keheningan malam hanya bercahayakan 1.000 lilin ditambah bintang gemerlap di langit, ribuan warga dari anak kecil, muda, tua, perempuan dan laki-laki duduk lesehan dengan hikmat mendengarkan Habib Ahmad memberikan nasihat.
Tenaga Matahari
“Tidak usah macam-macam memakai nuklir, lhawong tenaga matahari yang buatan Tuhan saja masih ada. Selain itu tenaga air juga bisa. Ora usah nganeh-anehi. Diberi akal ya harus memanfaatkan tenaga alam,” ujar Habib Ahmad disambut tepuk tangan warga Balong.
Aksi warga Balong itu yang kali kesekian untuk tetap konsisten menggelorakan penolakan rencana pembangunan PLTN di Semenanjung Muria dan Tapak di Desa Balong.
Firdaus, juru bicara Kraton, mengemukakan, kegiatan peringatan Tragedi Chernobyl ini untuk kembali mengingatkan betapa PLTN itu membahayakan manusia.
Tidak hanya bagi warga sekitar atau generasi sekarang, melainkan untuk beberapa generasi ke depan. Kejadian itu merupakan malapetaka dari teknologi buatan manusia yang menyengsarakan manusia.
Hingga saat ini Tragedi Chernobyl masih menyisakan kepedihan dan trauma bagi umat manusia. Setidaknya, catatan kelam pernah dialami Ukraina manakala terjadi kebakaran, ledakan, serta kebocoran di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl.
Tragedi Chernobyl bukan cuma berimbas buruk pada manusia yang tinggal di Belarus, Rusia, dan Ukraina saja, tetapi di seluruh Eropa.
“Tragedi itu merupakan pengalaman penting bagi keberadaan manusia betapa bahaya nuklir. Dengan menilik kejadian mengerikan itu, apakah pemerintah masih tetap membangun PLTN di Semenanjung Muria? Kami tetap dengan tegas menolak pembangunan PLTN. Itu bukan satu-satunya solusi bagi kebutuhan energi saat ini,” tegasnya.

SM/Budi Cahyono
SERIBU LILIN: Warga Desa Balong, Kecamatan Kembang, Jepara menyalakan 1.000 lilin untuk memperingati Tragedi Chernobyl di perlimaan desa setempat, Jumat (26/4).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: