“Sate Kikilnya Kenyil-kenyil”

SM/Budi Cahyono
MENYANTAP SATE: Seorang pelanggan di warung “Pak Kuncung” menyantap sate kikil yang menajdi menu andalan di warung itu.

SEKILAS warung milik Munadji memang tidak jauh berbeda dengan warung pada umumnya dengan menyediakan menu-menu seperti soto, pecel, dan gudeg. Rasanya pun seperti warung pada umunya. Menempati di pinggir jalan dr Sutomo nomor 11 A, Kecamatan Jepara warung yang dilabeli dengan merek “Pak Kuncung” hampir tidak sepi dari pembeli. Padahal warungnya cukup kecil, yakni dengan ukuran tidak lebih 2×4 meter, dengan dua meja yang tertata rapi. warung yang dibuka mulai pukul 06:00 dan tutup menjelang siang ini selalu rame pembeli pada saat jam sarapan dan jam makan siang. Bagi pelanggan yang sudah lama menjadi langganan, ada satu menu tambahan yang tidak pernah dilewatkan, yakni sate kikil. Ya. menu tambahan ini menjadi menu favorit bagi para pelanggan yang sedang menikmati pecel. soto, maupun nasi gudeg.
“Rasanya memang enak, lain dari yang lain. Yang jelas kenyil-kenyil, anak saya selalu titip jika mampir ke warung Pak Kuncung, ucap Heni (29) warga Kecamatan Jepara.
Hal senada juga diungkapkan Yuni (30) warga Batealit yang membeli sate kikil untuk menemani santapan di rumah. Menurutnya, rasanya enak dan harganya tidak terlalu mahal untukj kantongnya.
Harga sate kikil hanya Rp 1.500 sama dengan menu sate yang ditawarkan Munadji lainnya, yakni sate telor maupun sate-sate yang lain.
Menurut pemilik warung, Munadji, mengatakan, untuk membuat sate kikil ini tidak terlalu rumit. Hanya bumbu kacang seperti membuat pecel dan diolah sedemikian rupa. Dalam sehari dirinya mengaku membuat kikil sapi seberat 2kg untuk dijadikan sate menjadi 30-40an.
“Untuk hasil yang empuk, dicari sapi yang masih muda. Sebab masaknya tidak terlalu lama, tetapi kalau dapat sapi tua, masaknya terlalu lama agar empuk,” ungkapnya. Dirinya menempati warung tersbeut sejak 4 tahun lalu, sebelumnya usaha warung yang ditekuninya ini membuka di rumahnya jalan Veteran 35 Jepara.
Ya, jika ingin menikmati dan kumanan sate kikil pembeli disarankan untuk datang lebih pagi, sebab jika siang sedikit dipastikan sate bikinannya ini sudah habis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: