Donny Siregar Dipastikan Hengkang

Donny Siregar Dipastikan Hengkang

— Dinilai Provokator di Tubuh Tim

JEPARA – Persijap Jepara dipastikan kehilangan lagi salah satu pilar di musim kompetisi 2009-2010 setelah sebelumnya Anam Syahrul yang berposisi di benteng pertahanan hijrah ke Persiba Balikpapan. Kini yang mengikuti jejak Anam, yakni gelandang tak kenal lelah Donny Fernando Siregar. Kenyataan hengkangnya Donny ini didapat setelah dia mendapatkan informasi jika dirinya tak lagi dibutuhkan oleh tim karena dinilai provokator oleh salah satu pengurus musim lalu dan tuduhan itu menyakitkan hatinya. “Bukan saya provokator, tapi saya itu jembatan dari pemain, pelatih dan pengurus. Kalau provokator, ya ngajakin mogok bermain atau tidak mau latihan, baru itu bisa disebut provokator. Kalau ada pengurus yang menilai itu, ya terserah mereka saja,” tegasnya saat menghubungi Suara Merdeka, Minggu (9/8) sekitar pukul 22.00 melalui ponsel. Dengan kondisi itu, dipastikan pemain yang sudah dua musim ini berkostum Persijap memilih berganti kostum musim depan. Setidaknya menurut pengakuannya, ada dua tim besar yang berkompertisi di ISL masing-masing dari Jawa Timur dan satu tim lagi dari ibu kota dan satu tim divisi utama. Musim kompetisi 2008-2009, Donny mendapatkan nilai kontrak Rp 250 juta semusim. Tak diragukan lagi, kontribusinya mengawal lini tengah bersama duetnya Enjang Rohiman cukup menyinarkan langkah Laskar Kalinyamat di sepak bola nasional dengan dua level kompetisi berbeda. Bahkan, di ajang Copa Dji Sam Soe, pemilik kostum 27 ini salah satu kandidat pemain terbaik bersama Amarildo Souza, Evaldo Silva, Danang Wihatmoko, Pablo Frances dan Johan Juansyah di masing-masing posisi. “Saya di sini berbicara loyalitas. Permintaan untuk menaikkan nilai kontrak dari musim lalu juga tak dapat respons dari pengurus. Saya meminta tidak banyak, naik sedikit dibanding sebelumnya. Nilai kontrak saya jauh lebih rendah dibanding pemain-pemain baru yang merumput bersama Persijap. Untuk loyalitas, tidak usah ditagukan lagi, dua musim ini saya sudah mengeluarkan kemampuan terbaik untuk membawa Persijap disegani. Sedih rasanya jadi pemain yang tidak dihargai,” ungkapnya. Dirinya juga sudah berupaya untuk tetap berbaju Persijap musim mendatang, namun dengan informasi yang didapatnya, niatan itu akhirnya diurungkan dan bulat tekad untuk mencoba peruntungan dengan tim lain. “Jujur, sebenarnya saya masih berkeinginan membela tim ini. Persijap telah membesarkan nama saya hingga saat ini. Ya, apa boleh buat, pindah klub itu langkah yang bijak saat ini. Orang tua menyarankan saya untuk tetap di Jepara, namun mengetahui kondisi yang kurang harmonis dengan pengurus, akhirnya mengerti juga. Tadi saya sudah telepon pengurus untuk meminta surat keluar,” ujarnya. Terpisah, wakil sekretaris Persijap Nur Jamil mengatakan, pengurus tidak menghalangi pemain-pemain musim lalu untuk berpindah klub. Menurutnya, saat ini eranya profesional, sehingga pilihan di tangan pemain. (J4)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: